Rabu, 19 September 2018

author photo
Desain pengajian Gus Muwafiq di Ngabul
Ansorngabul.or.id - Mengundang KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) dalam sebuah acara pengajian membutuhkan energi sabar yang lumayan. Pasalnya, hingga akhir tahun 2018 ini, jadwal ngaji tidak ada yang kosong. Menurut Kang Fathur manajer jadwal ngaji Gus Muwafiq, setiap hari ada 2-6 lokasi yang harus dihadiri.

Sistem kehadiran Gus Muwafiq juga pakai rute. Jika hari ini misalnya ada undangan ke Kudus, maka bila ada jamaah yang mengundang Gus Muwafiq di daerah Jepara, besoknya bisa dialokasikan waktu ngisi acara ke Jepara. Satu rute.

Saking padatnya jadwal ngaji, Gus Muwafiq jarang ada di rumah, Jombor, Yogyakarta. Kepada Ansorngabul.or.id, Gus Muwafiq yang kelahiran Lamongan, Jawa Timur tersebut hanya ada di rumah satu-dua hari dalam dua pekan.

"Saya tidak pernah menolak undangan karena itu bagian dari dakwah kepada umat Kanjeng Nabi Muhammad," ujar Gus Muwafiq di Jogja, beberapa pekan lalu saat rombongan Ansor Ngabul silaturrahim bermaksud mengundang dalam pangajian akbar pelantikan Ansor Ngabul, Senin, 24 September 2018.

Namun, karena satu dan lain hal, Gus Muwafiq kadang harus menunda atau membatalkan acara ngaji. Misal, perjalanan ke lokasi ternyata terkendala transportasi udara yang sulit, atau perjalanan darat sedang macet parah hingga beberapa jam. Yang "disalahkan" kadang adalah Kang Fathur, yang mengatur jadwal. Begitu pengakuannya.

Bisyaroh


Ditanya berapa besar bisyaroh ngajinya, Gus Muwafiq tidak menjawab tegas. Baginya, urusan bisyaroh ada di panitia, dan Gus Muwafiq tidak mau mengurus bagian teknis panitia.

"Itu kan urusan panitia. Kalau saya ngurus begitu nanti saya jadi panitia dong," terang Gus Muwafiq kepada Ansorngabul.or.id, beberapa pekan silam.

Koordinasi jadwal kepada Gus Muwafiq langsung pun tidak pernah ditanggapi serius. Yang ingin mengundangnya dalam acara ngaji, biasanya langsung diminta datang ke rumah atau menemui manajer jadwal, Kang Fathur, usai pengajian di lokasi terdekat calon pengundang. Kang Fathur lah yang akan menulis rencana jadwal.

Meskipun Gus Muwafiq sendiri yang akan memutuskan jadwal ngajinya, tapi Gus Muwafiq sendiri masih harus mendengar suara dari "dewan syuri", istri beliau, bu nyai. Dewan syuro (Gus Muwafiq) juga mengikuti suara "dewan syuri".

"Kalau jadwal terlalu padat, saya sendiri yang nge cut, mas. Masak sehari harus ceramah ke 12 lokasi. Kalau sakit saya yang susah," ujar istri Gus Muwafiq kepada rombongan Ansor Ngabul.

Jika Anda ingin mengundang Gus Muwafiq ngaji, masih ada jadwal mulai Januari 2019. Kontak langsung ke Kang Fathur. Mintalah jadwal terdekat ngaji beliau di lokasi terdekat Anda, temui, tulislah nomor hape, hari dan tanggal rencana Anda mengundang. InsyaAllah masuk database dulu.

Jika pada hari H Anda mengundang itu ada jadwal ngaji dengan rute terdekat, insyaAllah Gus Muwafiq bisa datang dan memberikan pencerahan seputar ke-Indonesia-an dan ke-Nusantara-an.

Gus Muwafiq dikenal sebagai penceramah yang bisa menetralisir gerakan radikalisme dan politik berbaju agama. Silakan kontak ke nomor hape Kang Fathur melalui link WhatsApp di bawah ini. Undang sesering mungkin di daerah Anda, terutama yang sudah terpapar virus radikalisme agama dan politisasi agama. (ansorngabul.or.id - ab)


Space Iklan

1 komentar:

avatar
Unknown delete 6 November 2018 01.38

Minta no WA kang fathur

Reply


EmoticonEmoticon

Artikel selanjutnya Artikel sebelumnya
Artikel sebelumnya Posting sebelumnya

Space iklan