Minggu, 19 Agustus 2018

author photo
Adi Irfan Soesanto (dua dari kanan) saat memimpin rapat persiapan pelantikan Ansor Ngabul 2018-2020. Foto: Ansorngabul.or.id
Ansorngabul.or.id - Jelang pelantikan Ansor-Banser NU Ngabul periode 2018-2020, setidaknya ada 22 orang anggota Ansor-Banser NU Ngabul merapat di rumah Sabahat Ketua Panitia, Adi Irfan Soesanto di Rt. 02 Rw. 04, Ahad (19/08/2018) malam.

Dalam agenda tersebut, Adi Irfan yang didaulat menjadi ketua pelantikan Ansor memimpin jalannya rapat santai namun serius membahas konsep acara, tema pelantikan, merinci perlengkapan hingga pada detail cara penggalian dana.

Malam itulah, pengajian dalam rangka pelantikan Ansor Ngabul mengambil tema "Meneguhkan Jepara Bumi Aswaja" bersama Gus Ahmad Muwafiq Yogyakarta yang rencananya bisa hadir sebagai pembicara pada 24 September 2018 malam.

Sesuai usul peserta rapat, pengajian akbar akan bertempat di lapangan depan Masjid Al-Barokah  Ngabul mengingat misi utama panitia juga akan mengumpulkan sumbangan dari hadirin untuk membantu pembangunan masjid tersebut yang menurut kabar yang diterima Ansorngabul.or.id akan dipugar mulai awal September 2018.

Suasana akrab peserta rapat Ansor Ngabul
Jadi, selain pelantikan, ada agenda sosial Ansor Ngabul yang lebih praktis, yakni membantu pembangunan masjid, "dalam pengajian nanti, kami juga akan punya dua agenda lain, yakni launching official website (www.ansorngabul.or.id) dan launching kartu anggota resmi Ansor," terang Andy Yahya, Ketua Ansor Ngabul trepilih, didampingi Adi Irfan, ketua panitia acara.

Dari hasil pembahasan malam itu, Adi menyebut panitia membutuhkan dana hampir Rp. 25 juta, "insyaAllah dana tersebut akan tercukupi karena kami menarik iuran tiap anggota senilai Rp. 75.000,-," tandas Adi yang juga menjelaskan jumlah anggota Ansor plus senior Ansor se-Ngabul ada lebih dari 120 orang.

Absensi peserta rapat pelantikan Ansor Ngabul
Selain penggalian dana dari anggota Ansor, panitia juga akan melibatkan para aghniya' (donatur) yang sudah di list, utamanya dari seluruh perangkat NU Ranting Ngabul pimpinan Kiai Abdul Halim Al-Hafidz, yang jumlahnya ada 90-an orang.

"Jadi, dalam agenda pelantikan nanti, Ansor Ngabul dan NU Ngabul berusaha tetap mandiri meskipun kami akan pernah tidak menolak donatur yang akan membantu jalannya acara kita agar lancar dan sukses," tutur Adi kepada Ansorngabul.or.id.

Hasil sumbangan dari jamaah pengajian, lanjut Adi, seluruhnya akan diberikan kepada panitia pembangunan masjid Al-Barokah, "termasuk hasil atribusi parkir jama'ah," imbuhnya.

Catatan hasil rapat pelantikan Ansor Ngabul
Pertemuan selanjutnya akan membahas detail administrasi kepanitiaan dan teknis penggalian dana, yang InsyaAllah, jika tidak ada halangan, akan digelar saat Sahabat Junaidi (Dukuh Jokosari Rt.04 Rw. 04), sekaligus melekan akad nikah empat hari kemudian (24/08/2018).

Sebelumnya, Ansor Ngabul terlibat dalam kegitan pengajian 17-an di Rt. 05 Rw. 06 Jl. Marsam, yang menghadirkan Gus Muhammad Nurul Huda dari Semarang pada Jumat, 17 Agusus 2018 malam bersama Regency (Rakyat Ngabul Anti Gengsi). (ansorngabul.or.id - ab)

Space Iklan

1 komentar:


EmoticonEmoticon

Artikel selanjutnya Artikel sebelumnya
Artikel sebelumnya Posting sebelumnya

Space iklan